Orang Yang Tiba Tiba Jenius Setelah Kecelakaan Fatal

Genius atau dalam bahasa sehari hari dituliskan jenius memiliki arti kapasitas kecerdasan atau kepintaran di atas rata rata yang dimiliki oleh seseorang. Pemikiran yang orisinil, kreatif dan visual yang jelas menjadi beberapa ciri dari orang jenius, karena tidak semua orang bisa melakukan hal tersebut. Banyak versi yang mengatakan bagiamana manusia itu bisa menjadi jenius, ada yang mengatakan itu adalah bawaan dari lahir, dan ada pula yang mengatakan bahwa jenius itu adalah usaha dari kerja keras. Kemauan yang kuat akan mendorong anda untuk menguasai bidang yang anda minati, karena pada dasarnya orang yang jenius adalah orang yang menguasai apa yang menjadi bidangnya. Agak bergeser dari topik ini, percaya atau tidak, beberapa orang dibawah ini malah mendapati dirinya mendadak menjadi jenius setelah terjadi sesuatu pada dirinya. Berikut manusia yang tiba tiba genius setelah terjadi kecelakaan fatal.

Jason Padgett Menjadi Jenius Setelah Dipukul

Perbedaan penampilan Jason Padgett dulu dan sekarang via infonubia.com 

Jason Padgett yang drop-out dari sebuah universitas bekerja di toko furniture milik ayahnya. Namun, insiden penjambretan di sebuah karaoke bar di Tacoma, negara bagian Washington, Amerika Serikat, mengubah hidupnya untuk selamanya. Setelah mengalami cedera otak dalam, Jason mulai melihat dunia di sekelilingnya dengan 'kacamata baru'. Ia juga menjadi terobsesi dengan matematika dan fisika. Mulanya, pada usia ke-31, Jason adalah sosok 'gila pesta'. Punya potongan rambut mullet, mengendarai mobil Camaro merah. Ini awal perubahan hidupnya: pada 13 September 2002 malam, Jason pergi ke bar karaoke dekat rumahnya. Tak disangka, ia jadi korban penjambretan.

Dua pria menyerangnya dari belakang. Pukulan di bagian belakang kepalanya membuatnya tak sadarkan diri. Ia sempat dilarikan ke rumah sakit, dirawat karena mengalami lebam. Namun, ia dibolehkan pulang di malam yang sama. Pagi berikutnya Jason bangun dan menemukan daya penglihatannya berubah. Ia bisa melihat hal-hal detil yang sebelumnya lolos. Saat menyalakan keran di kamar mandi, ia melihat garis tegak lurus yang tergambar dari air yang mengalir. "Awalnya aku merasa heran dan khawatir. Namun, apa yang kulihat sedemikian cantik, aku berdiri kagum menatapnya," kata dia. Jason Padgett lalu berhenti kerja dan menghabiskan waktu belajar matematika dan fisika, fokus pada fraktal pola berulang dalam geometris.

Ia yang awalnya tak punya bakat seni, mulai menggambar fraktal dalam detail yang ekstrem. Kadang-kadang perlu beberapa minggu untuk melakukannya. Namun, kecenderungan barunya itu juga membawa dampak buruk. Sejak itu Jason tak pernah keluar, menjadi tertutup, dan mulai menghabiskan lebih banyak waktu di rumah -- menutup jendela dengan selimut dan menolak dikunjungi orang. Ia juga menjadi terobsesi dengan kuman, mencuci tangannya kuat-kuat sampai merah. Jason juga tak akan memeluk putrinya sendiri jika buah hatinya itu tak mencuci tangan dengan benar. Jason mengira, ia mulai gila. Sampai suatu hari ia melihat film dokumenter BBC tentang Daniel Tammet, seorang autis dengan savant syndrome -- suatu kondisi langka di mana orang dengan gangguan perkembangan saraf, gangguan autisme terutama spektrum atau cedera otak, menunjukkan kapasitas yang mendalam dan luar biasa atau kemampuan jauh melebihi dari apa yang akan dianggap normal.

"Ini dia, ini yang terjadi padaku. Ya Tuhan, orang lain dapat melihat apa yang saya lihat!" demikian pikir dia saat itu. Setelah melihat dokumenter tersebut, ia memutuskan untuk menghubungi Dr Darold Treffert, ahli savantisme, yang kemudian mendiagnosis dia dengan 'acquired savant syndrome'. Saat ini hanya ada sekitar 40 orang di dunia yang didiagnosa dengan sindrom -- di mana orang terlihat lebih cerdas setelah mengalami cedera otak. Jason makin memahami kondisinya setelah pergi ke Finlandia untuk diperiksa Dr Berit Brogaard. Menggunakan fMRI untuk memindai otak Jason, Dr Brogaard menemukan bahwa sisi kiri pasiennya lebih aktif, khususnya di lobus parietal di mana kemampuan matematika berada. Diduga, setelah mengalami cedera, neurotransmiter membanjiri sisi kiri otak Jason dan akhirnya mengubah struktur, membuatnya menjadi sangat istimewa. Jason memutuskan untuk menerapkan kapasitas otak barunya dengan mendaftar di perguruan tinggi. Kini, pada usia 43 tahun, ia yakin setiap orang punya potensi jenius yang belum terungkap. "Saya adalah bukti hidup bahwa ada kekuatan (pikiran) yang terkubur dalam diri kita semua," kata dia. "Jika bisa terjadi kepada saya, itu bisa terjadi pada siapa saja."

Tony Cicoria Jago Main Piano Setelah Tersambar Petir
Seorang dokter bedah tulang memutuskan menelepon ibunya dari sebuah telepon umum saat langit berawan dan petir mulai menyambar. Secara mendadak, adegan ala film kartun terjadi. Tony Cicoria terkena sengatan petir yang menyambar telepon tersebut. Setelah sempat mati suri beberapa saat, Tony merasakan gejala normal yang kerap dialami oleh orang yang baru saja terkena listrik tegangan tinggi seperti lemas dan kehilangan ingatan. Namun keluhan tersebut hilang setelah beberapa minggu.

Keluhan Tony satu-satunya adalah secara tiba-tiba dia mulai mendengar dentingan piano didalam kepalanya, Dia juga mulai tertarik pada piano. Padahal sebelumnya Tony adalah seorang pencinta musikrock! Hebatnya lagi, Tony secara mendadak jenius, ia mampu memainkan apapun yang didengarnya lewat piano. Tony akhirnya mengeluarkan karya musiknya yang diberi nama “Lightning Sonata” (Irama Petir). Menurut dokter yang memeriksa otak Tony, sengatan petir bervoltase tinggi yang dialami Tony menyebabkan anomali dibagian otaknya yang mengatur kemampuan bermusik.

Noraini Ismail Jadi Jenius Setelah Tabrakan Motor
Noraini Ismail saat di wawancara via youtube.com 

Korban cedera otak menjadi jenius juga pernah dialami seorang gadis Malaysia. Pada 2012, Noraini Ismail yang kala itu berusia 17 tahun, mengendarai sepeda motor, berboncengan dengan saudara lelakinya. Nahas, kendaraan mereka menabrak truk di kawasan Besut, bulan lalu. Noraini lantas dirawat di Rumah Sakit Universiti Sains Malaysia di Kubang Kerian. Ia sempat tak sadarkan diri selama 11 jam. Dokter menemukan gumpalan darah di bagian otaknya. Tak lama kemudian ia membaik, dan mulai bisa bicara. Tapi kata-kata yang meluncur dari mulutnya tak bisa dimengerti. "Bahasa aneh" itu ternyata gabungan dari Bahasa China, Jepang, Korea, dan Indonesia.

Noraini pun mengaku heran dengan kemampuan barunya itu. Padahal, ia sama sekali tak belajar bahasa-bahasa itu. Meski, ia mengaku gemar nonton drama Korea dan China di televisi sebelum celaka. "Tak pernah terlintas dalam benak, saya bisa bicara dalam bahasa yang sama dengan para aktor dalam drama itu," kata dia. Tak hanya bicara, selera makan Noraini pun berubah pasca kecelakaan. Ia kini lebih suka makan ikan dan minum susu kedelai, makanan favoritnya dulu, petai dan kecap "budu" sama sekali tak disentuh. Ia juga makin feminin, tak tomboy seperti sebelumnya. Yang bikin ibunya senang, Noraini makin hormat pada orangtua.

Menjadi Sangat Pintar Setelah Kecelakaan Sky
Wanita yang diyakini menjadi jenisu setelah kecelakaan sky via deadbees.net 

Wanita yang tidak diketahui namanya ini berkisah tentang pengalamannya saat tengah berlibur bersama keluarga di sebuah lokasi yang juga dirahasiakan. Tak mau menyia-nyiakan kesempatan, ia pun memanfaatkan momen itu untuk bermain ski. "Baru menuruni setengah bukit, saya tak dapat mengendalikan kecepatan laju saya yang tampaknya terlalu tinggi. Tahu-tahu saya sudah berada di ujung, dan saat itu licin. Saya pun terbang," tuturnya. Wanita ini menduga ia jatuh pingsan setelah adegan terbang tadi. Apalagi saat terbangun ia sudah berada dalam posisi terbaring dan disebelahnya ada sang kakak yang tengah berjongkok, memastikan kondisinya baik-baik saja.

Tapi karena ia tidak mengeluh pening atau mual, ia pun kembali bermain ski. Ia mengaku hanya merasakan sedikit sakit kepala dan nyeri pada bahunya, yang belakangan ia ketahui karena bahunya terkilir dan tulang kerah yang patah. Setelah sempat menunda check-up ke rumah sakit selama dua hari, ia akhirnya didiagnosis dengan gegar otak ringan. Akan tetapi beberapa minggu kemudian, ia mulai merasakan ada yang aneh dengan dirinya. Mengutip dari laman blognya di alamat XOJane.com, wanita ini mengkalim penglihatan dan daya ingatnya berubah secara drastis. "Meskipun saya masih merasakan vertigo karena kecelakaan, tapi cara saya melihat sesuatu berbeda dari biasanya. Saya tiba-tiba bisa mengingat semua tempat yang pernah saya datangi, terutama gedung. Seperti membuka-buka lembaran buku saja," katanya.

Hanya saja gejala-gejala ini sempat ia abaikan selama beberapa waktu. Hingga akhirnya ia memutuskan untuk berbicara dengan dokternya dan pihak rumah sakit, untuk meminta melakukan sejumlah tes. Tanpa diduga, kondisinya tak mudah untuk didiagnosis. Bahkan lama-lama ia menjadi obsesi bagi setiap ahli saraf yang ada di rumah sakit tersebut. Bagaimana tidak, wanita ini mengaku tak hanya dapat mengingat tempat-tempat yang pernah ia kunjungi dengan 'akurasi yang mencengangkan' tapi juga bisa menggambar diagram dari tiap struktur tempat tersebut tanpa cela. "Saya juga katakan kepada mereka, apa yang saya ingat ini terlalu banyak, ini tidak seperti biasanya," imbuhnya.

Franco Magnani Memori Super Setelah Sakit Demam
Franco Magnani sat menggambar lukisan via ndig.com.br

Seorang imigran asal Italia datang ke San Fransisco untuk mencari pekerjaan. Tak berapa lama kemudian dia terserang demam dan akhirnya diketahui bahwa Franco terjangkit infeksi otak yang cukup serius. Beruntung, nyawanya masih bisa diselamatkan. Uniknya, setelah sembuh dari penyakitnya itu Franco Magnani justru mendapatkan kekuatan super. Dia tiba-tiba memiliki memori yang sangat kuat dan dapat mengingat dengan jelas detail dari setiap tempat yang pernah didatanginya di masa lalu.

Yang lebih aneh, Magnani secara ajaib memiliki dorongan kuat untuk menggambar. Dia mulai membuat lukisan tentang tempat-tempat tersebut. Dan hebatnya, gambarnya sama persis dengan keadaan saat itu. Beberapa orang yang merasa tidak percaya mulai mengambil foto asli objek lukisan Magnani. Dan yeah, memang sesuai dengan bentuk aslinya.


http://www.apakabardunia.com/2015/12/orang-yang-tiba-tiba-jenius-setelah.html

Read more »

Penampakan 7 Foto Selebriti Jelang Kematiannya


Sebuah foto dapat menggambarkan sebuah cerita. Namun tidak banyak foto yang dapat menceritakan kisah sebelum kematian seseorang. Seperti penampakan beberapa foto yang akan diulas dalam artikel berikut ini.

Foto-foto mengejutkan yang terlampir dalam artikel ini merupakan saksi sejarah, kisah sebelum kematian para selebritis atau orang-orang terkenal di dunia. Beberapa di antaranya menggambarkan bagaimana raut wajah dan ekspresi para selebriti yang sudah tak bergairah menjalani hidup.

Sebagian lagi digambarkan dalam foto bagaimana ia tersiksa dengan penyakit yang dideritanya. Dan sebagian lagi terlihat bagaimana selebriti berusaha menghindari khalayak ramai karena merasa tengah dilanda depresi.

Siapa sajakah selebriti yang berhasil didokumentasikan melalui foto menjelang hari kematiannya? Dan bagaimanakah ekspresi mereka saat itu? Berikut Penampakan 7 Foto Selebriti Jelang Kematiannya seperti yang dikutip dari liputan6.com



Robin Williams

Foto terakhir Robin Williams jelang kematiannya

Aktor dan komedian kelas dunia, Robin Williams, mengakhiri hidupnya dengan cara bunuh diri di usia 63 tahun pada 11 Agustus 2014. Sebelumnya, Williams sempat terdokumentasikan pada di sebuah acara sosial di sebuah galeri seni lokal miliknya di Bay Area, Los Angeles, Amerika Serikat sesaat sebelum kematiannya.

Foto tersebut menggambarkan bagaimana ekspresi Williams terakhir kali di depan umum. Nampak depresi dan cemas mendominasi raut wajahnya. Ditambah sakit parkinson yang dideritanya.

Badannya nampak kaku dan canggung saat berbaur pada keramaian, meski didampingi sang istri Susan Schneider. Berdasarkan sumber TheRichest yang kami dapatkan, tangan kanannya sengaja dibalut mantel hitam untuk menghindarinya dari jabat tangan banyak orang.



Steve Jobs

Foto terakhir Steve Jobs jelang kematiannya

CEO perusahaan Apple paling visioner, Steve Jobs, mengundurkan diri dari pekerjaannya pada Juni 2011 setelah bertempur selama 8 tahun dari penyakit yang menyerangnya. Steve Jobs merupakan pasien dengan penyakit kanker pankreas yang hanya bergantung pada keajaiban untuk menunggu kesembuhannya.

Ia diabadikan terakhir kalinya sebelum menjemput ajalnya karena sakit tersebut dalam sebuah foto pada 28 Agustus 2011. Nampak mengenaskan jika melihat kondisi terakhirnya. Kanker pankreas yang dideritanya membuat tubuh pria yang berpengaruh dalam perkembangan teknologi dunia ini kurus.

6 minggu setelah foto terakhir itu diambil, ia harus berserah pada penyakit yang telah menjadi lawannya selama 8 tahun. Ia meninggal dengan gagal napas pada 5 Oktober 2011 saat berusia 56 tahun di Palo Alto, California, Amerika Serikat.



Lady Diana

Foto terakhir Lady Diana jelang kematiannya

Kematian Lady Diana atau Putri Diana di dalam terowongan Paris pada dini hari tanggal 1 September 1997 mengejutkan dunia dan bangsa Inggris khususnya. Putri kerajaan Inggris yang merupakan istri dari Pangeran Charles ini diketahui mengalami kecelakaan mobil saat dirinya tengah berupaya menghindar dari kejaran Paparazi.

Sebuah gambar atau foto berhasil didokumentasikan sesaat sebelum Lady Diana mengalami kecelakaan tragis yang menyebabkan dirinya kehilangan nyawa. Foto tersebut berhasil diambil oleh seorang Paparazzi.

Dalam foto jelang kematiannya, Diana nampak menoleh kebelakang dan melihat keluar sekitar mobil yang ditumpanginya. Seolah malam itu ia tak ingin didokumentasikan oleh siapapun, termasuk Paparazi.



Bob Marley

Foto terakhir Bob Marley jelang kematiannya

Ikon musik reggae dunia, Bob Marley, meninggal di usianya yang masih terbilang muda. Ia meninggal di usia 36 tahun pada 11 Mei 1981 di Miami, Amerika Serikat.

Bob Marley meninggal pada puncak kesuksesan karirnya saat tampil di berbagai penjuru dunia. Melanoma atau kanker ganas yang menyerang kulit, khususnya di bawah kukunya, telah merenggut nyawanya.

Ia menolak langkah amputasi jari kaki yang terserang Melanoma saat direkomendasikan oleh sang dokter. Kala itu ia menolak pengobatan konvensional dan lebih memilih untuk tur selama 3 tahun ke depan di seluruh dunia.

Pada foto terakhir yang didokumentasikan, nampak kanker telah menggerogoti kondisi tubuhnya. Beberapa minggu kemudian ia meninggal saat gagal jaringan multi organ yang disebabkan kanker yang dideritanya.



Robert F. Kennedy

Foto terakhir Robert F. Kennedy jelang kematiannya

Amerika Serikat bagai negara yang tengah dibaluri darah saat adik dari Presiden Amerika Serikat John F. Kennedy yang juga ditunjuk sebagai Jaksa Agung yang kemudian menjadi senator New York, Robert F. Kennedy dibunuh. Ia ditembak usai memberikan pidato.

Kala itu, ia tengah berpidato merayakan kemenangannya dalam pemilihan pendahuluan kepresidenan pada tahun 1968 di California, di depan Hotel Ambassador. Foto terakhirnya terdokumentasikan saat dirinya tengah sekarat.

Nampak ia terbaring dengan pendarahan hebat. Wajah pucat Kennedy tergambar jelang kematiannya. Seorang pelayan restoran atau biasa disebut busboy bernama Juan Romero berada di dekat Kennedy yang tengah sekarat.

Meski tengah sekarat, Kennedy masih memikirkan orang-orang di sekitarnya dengan menanyakan satu hal kepada Juan Romero, “Apakah orang lain baik-baik saja?”



Paul Walker

Foto terakhir Paul Walker jelang kematiannya

Aktor paling terkenal dalam sekuel filmnya bertajuk Fast And Furious, menggegerkan penikmat film adu balap mobil tersebut. Pasalnya, ia pun tewas dalam kecelakaan mobil meski sekuel filmnya belum berakhir.

Pada tanggal 30 November 2013 tepatnya pukul 03.30, Walker sempat terdokumentasikan di sebuah foto yang menggambarkan ia tengah duduk di kursi penumpang mobil Porche Carrera GT tahun 2005. Seorang temannya, Roger Rodas, selaku pengemudi mobil kala itu.

Tidak diduga tidak disangka, beberapa menit setelah foto tersebut diambil, Rodas kehilangan kendali. Mobil yang dikendarainya menabrak tiang lampu dan 2 pohon sebelum mobil berkecepatan 100 mil per jam itu meledak dan terbakar, keduanya pun tewas.



John Lennon

Foto terakhir John Lennon jelang kematiannya

Salah satu foto John Lennon yang paling terkenal salah satunya adalah foto jelang kematiannya. Foto tersebut diambil pada tanggal 8 Desember 1980.

Foto tersebut diambil di tangga rumahnya di Gedung Dakota, New York, Amerika Serikat. Saat itu, dalam foto terakhirnya, John Lennon nampak tengah menandatangani sesuatu untuk penggemarnya, nampak di sisi kanan foto adalah David Chapman, fans John Lennon.

Beberapa jam setelah foto diambil, saat Lennon kembali ke tempat tinggalnya setelah menjalani sesi rekaman, ia ditembak oleh fansnya sendiri yang baru saja ia berikan tandatangan.

David Chapman menjadi pelaku pembunuhan Lennon dengan menembakan 3 peluru. Satu peluru di antaranya menghantam bahu Lennon, dan satu peluru yang fatal dengan merobek arteri jantung dari Lennon. Hingga kini Champman masih mendekam di penjara.


http://www.apakabardunia.com/2015/11/penampakan-7-foto-selebriti-jelang.html

Read more »

Misteri Hantu Abraham Lincoln yang Gentayangan di Gedung Putih


Melewati beberapa generasi, para pengunjung dan pegawai Gedung Putih mengaku telah melihat hantu Abraham Lincoln. Bahkan, ada satu laman Wikipedia yang berkutat soal penampakan Abraham Lincoln.

Baru-baru ini seorang peneliti paranormal yakin ia memiliki bukti fotografis keberadaan arwah Abraham Lincoln di Gedung Putih.

Joshua P. Warren mengatakan bahwa suatu foto tahun 1950 di ruang bawah tanah Gedung Putih menunjukkan keberadaan sosok seperti hantu yang dipercaya sebagai presiden ke-16 Amerika Serikat itu.

“Tempat pengambilan fotonya tepat di bawah kamar tidur Lincoln. Dan karena ia adalah hantu yang paling sering dilaporkan, saya kira itu bisa saja Lincoln.”

Seperti yang dikutip dari liputan6.com, Foto yang dimaksud diambil oleh Abbie Rowe, seorang juru foto langganan Gedung Putih. Dalam foto itu ada seorang di atas bulldozer di latar depan dan sekelompok orang di sisi kiri latar belakang. Namun di tengah latar belakang ada sosok pria yang sepertinya tembus pandang.


Dalam foto itu, ada seorang di atas bulldozer di latar depan dan sekelompok orang di sisi kiri latar belakang. Tapi di tengah latar belakang ada sosok pria yang sepertinya tembus pandang.

Warren mengatakan bahwa gambar aneh itu tidak dianggap hingga 2008 ketika foto itu muncul dalam buku biografi pemenang Pulitzer, Truman, garapan David McCullough pada 1992.

Salah seorang pembaca, Bob Martin, menulis surat kepada penggarap biografi itu, tapi tidak mendapatkan tanggapan.

Warren boleh saja percaya bahwa itu hantu Lincoln, tapi ada juga pendapat yang lain. Dalam dokumenter kecil tentang foto itu, sejumlah pihak menyebutkan long exposure atau double exposure sebagai penyebab tampilan seperti hantu dalam foto tersebut.

Namun Warren tidak sepakat, katanya, “Ada seorang pria di depan di foto itu berjalan di atas tumpukan puing. Dapat dilihat dari posisinya bahwa hanya ada 1 atau 2 detik antara pembukaan dan penutupan rana kamera.”


Bryan Bonner dari Rocky Mountain Paranormal Research Society menduga Warren salah. Katanya melalui surat elektronik, “Foto ini adalah contoh klasik foto arsitektur 1950-an. Artinya, tidak peduli dengan orang di dalam gambarnya, lebih kepada bangunannya. Dengan pengalaman fotografi selama 30 tahun, saya tidak ragu bahwa ini adalah sekadar gambar buram seseorang.”

Selanjutnya, Warren menengarai sosok hantu itu sedikit lebih tinggi daripada orang kebanyakan, berdasarkan tempat kepala orang-orang di kirinya.

Katanya dalam situs web, “Jika kita menganggap tiga orang itu memiliki tinggi rata-rata, artinya sosok tersebut lebih tinggi daripada rata-rata (walaupun kita tidak mengetahui ketinggian tanah di tempat konstruksi itu). Lincoln kira-kira setinggi 193 sentimeter dan ini konsisten dengan kemungkinan yang ada pada penampakan Lincoln itu.”

Ben Radford, wakil editor di Skeptical Inquirer, mengatakan bahwa penampakan hantu itu banyak terjadi pada foto dengan teknik long exposure, termasuk foto-foto Perang Sipil AS.

Katanya melalui surel kepada Huffington Post, “Tidak ada yang aneh tentang gambar itu. Saya malah akan heran kalau penelitian cermat pada foto-foto Rowe yang lain sekitar masa itu dengan perangkat yang sama malah tidak menunjukkan apa-apa.”

Lanjutnya, “Lucu, belum pernah ada orang yang menduga itu sebagai hantu presiden yang kurang terkenal seperti Fillmore atau Polk.”

Warren percaya ia bisa membuktikan kasus ini dengan lebih baik jika memiliki akses ke negatif aslinya atau adanya izin untuk berburu hantu di Gedung Putih. Sayangnya, izin untuk kedua hal itu ditolak.

Warren mengatakan bahwa gambar “hantu Lincoln” merupakan salah satu dari sekian banyak foro yang diambil pada masa pemerintahan Truman dan dinyatakan bukan rahasia pada 1978 oleh Jimmy Carter.

“Truman adalah seorang presiden ketika kecelakaan Roswell terjadi, bersamaan dengan pembentukan CIA dan NSA. Jadi mungkin saja masih ada sejumlah foto yang dapat mengejutkan kita.”

Sementara itu Radford malah lebih tercengang lagi ada orang yang menganggap “foto hantu paling terpercaya dan menajubkan” menurut Warren ini sebagai bukti serius tentang hal supernatural.

Katanya, “Kalau ini bukti fotografis terbaik tentang hantu—jika seorang pakar hantu tidak mengetahui bedanya long exposure dan hantu—maka bukti tentang hantu ini jauh lebih parah daripada yang saya bayangkan.”


http://www.apakabardunia.com/2015/11/misteri-hantu-abraham-lincoln-yang.html

Read more »

Penemuan Papan Permainan Misterius Ribuan Tahun


Arkeologis Tiongkok menemukan bagian-bagian dari papan permainan kuno yang sudah tidak dimainkan selama 1.500 tahun.

Dalam kuburan berusia 2.300 tahun di kota Qingzhou, arkeolog menemukan dadu dengan 14 sisi terbuat dari gigi hewan, 21 bidak segi empat bernomor, serta pecahan papan permainan.

Bagian-bagian itu berasal dari permainan kuno yang disebut ‘bo’, atau kadang-kadang juga disebut ‘liubo’.

Kuburan tersebut sebagian besar sudah dijarah, sementara arkeologis juga menemukan tulang belulang di dalam makam yang diduga adalah jasad dari salah satu perampok makam.
Jumanji

Seperti yang dikutip dari liputan6.com, Dadu tersebut menampilkan angka 1 sampai 6, masing-masing muncul 2 kali di sekeliling dadu 12 sisi dengan kaligrafi Cina kuno– sementara dua dari permukaan tampak kosong.

Ketika melakukan rekonstruksi permainan, diketahui papan memiliki gambar ‘dua mata dikelilingi hiasan pola awan dan petir’, tulis arkeologis dalam laporan.

Arkeolog, belum mengetahui cara permainan kuno ini dimainkan, namun mereka telah mendapatkan petunjuk dari sebuah puisi yang berusia 2.200 tahun.

“Lalu, dengan dadu bambu dan bidak gading, permainan Liu Bo dimulai; pemain mengambil sisi; semua maju bersama-sama; dengan sengit mereka saling mengancam.”
Lokasi kuburan. (foto: Daily Mail)

“Bidak-bidak dijadikan raja, dan memiliki nilai berkali lipat. Teriakan ‘lima putih!’ terdengar,” tulis puisi oleh pria bernama Song Yu, dan diterjemahkan oleh David Hawkes.

Kuburan setinggi 100 meter itu sebelumnya sudah pernah dikubur dengan tanah, dan arkeologis menggira kuburan itu dibangun untuk aristokrat negara bagian Cina, Qi.

Ada dua lereng menuju ruang kuburan, yang merupakan gabungan lima liang berisikan ‘benda-benda’.

“Meski makam ini besar, kuburan sudah digali dan dirampok,” tulis arkeolog. “Ruangan peti mati sebagian besar sudah digali dan dijarah, mengkaibatkan kerusakan yang cukup parah.”

Selain lubang berisi tengkorak yang meringkuk, arkeolog dikabarkan juga telah menemukan 26 lubang yang sudah digali oleh perampok kuburan.

Read more »