5 Penembak Jitu ini Paling Mematikan Dalam Sejarah

1. Simo Hayha, Korban: 505 Orang

Dijuluki White Dead, pria ini adalah sniper terbaik di dunia. Sekitar 505 orang mati dalam bidikannya dan 200an lagi dengan senjata rifle non sniper. Simo Hayha adalah tentara kelahiran Finlandia yang awalnya hanyalah seorang petani biasanya. Namanya mulai dikenal ketika ia tergabung di angkatan ketentaraan Finlandia ketika negara ini diintervensi Rusia pada tahun 1939.
Hanya berbekal senapan berspesifikasi rendah, si White Dead ini sudah membunuh 500 orang lebih [Image Source]
Hanya berbekal senapan berspesifikasi rendah, si White Dead ini sudah membunuh 500 orang lebih [Image Source]
Ketika perang pecah, Hayha dikatakan menjadi monster yang sangat ditakuti Rusia. Berbekal insting gila dan kemampuan kamuflase tingkat tinggi, ia berhasil membunuhi banyak sekali tentara Rusia. Pencapaian menakjubkan ini terjadi hanya dalam kurun 100 hari saja. Keunikan Hayha dari sniper lain, ternyata ia tak menggunakan teropong bidik. Pria ini hanya menggunakan alat bantu yang ada di moncong senjata dan selebihnya mengandalkan insting. Hayha sendiri meninggal pada tahun 2000an gara-gara usia lanjut, bukan karena peluru yang nyasar ke kepalanya.

2. Francis Pegahmagabow, Korban: 378 Orang

Kiprah Kanada dalam perang mungkin hampir jarang sekali kita dengar, walaupun negara tetangga Amerika Serikat ini pernah mencetak prestasi luar biasa. Uniknya lagi, pencapaian hebat tersebut gara-gara seorang penembak jitu bernama Francis Pegahmagabow.
Sayangnya, meskipun sangat hebat Francis kurang begitu diapresiasi [Image Source]
Sayangnya, meskipun sangat hebat Francis kurang begitu diapresiasi [Image Source]
Menurut buku sejarah, Francis adalah salah satu sniper paling mematikan di dunia. Kala itu ketika Kanada terlibat bentrok dalam Perang Dunia I, ia sukses membantai sekitar 378 orang. Nekat tapi penuh dengan perhitungan, adalah hal yang paling melekat di diri Francis saat bertugas. Selain sebagai seorang sniper ia adalah pembawa surat dan juga penyedia amunisi bagi pasukan. Uniknya, hal tersebut seringkali dilakukannya saat terjadi baku tembak. Meskipun sangat hebat, namun tercatat dua kali pria ini terluka serius. Hingga akhir hayatnya, sudah dua kali ia menerima penghargaan militer. Mirisnya, konon Francis tak lagi dihargai ketika perang ini selesai. Ia pun memutuskan untuk kembali ke kampungnya di pelosok terpencil Kanada untuk melanjutkan sisa hidup.

3. Lyudmila Pavlichenko, Korban: 309 Orang

Kalau wanita sudah serius, ia bakal mampu melampaui para pria. Pasti pernah dengar ungkapan ini, kan? Anggapan tersebut memang tidak salah, bahkan untuk urusan yang sangat lelaki seperti menembak musuh dalam medan perang. Bukti paling nyata adalah wanita bernama Lyudmila Pavlichenko yang konon sudah membunuh sekitar 309 orang. Capaian yang tentunya akan sangat susah dilampaui pria mana pun.
Wanita zaman dulu sama memang sama sekali tak boleh diremehkan [Image Source]
Wanita zaman dulu sama memang sama sekali tak boleh diremehkan [Image Source]
Lyudmila awalnya tergabung dalam angkatan pertama pasukan penembak jitu wanita Uni Soviet. Statusnya sendiri adalah pasukan suka rela, artinya sebenarnya tidak terlalu diperhitungkan. Pertempuran pertamanya adalah perang Belyayevka dan saat itu ia berhasil membunuh sekitar 187 orang. Perang selanjutnya yang bisa dibilang sangat greget adalah ketika pertempuran melawan Nazi di Sevastopol. Kala itu Lyudmila berhasil membantai sekitar 257 orang. Uniknya 36 di antaranya adalah sniper laki-laki. Perempuan mengerikan!

4. Vasily Zaytsev, Korban: 242 Orang

Rusia memang sarangnya para sniper handal. Setelah Lyudmila Pavlichenko, ada lagi satu sosok sniper dengan pencapaian luar biasa. Si penembak jitu ini bernama Vasily Zaytsev. Pria ini tercatat hanya mengikut pertempuran sekali saja yakni pada tahun 1943 ketika melawan Nazi. Bertempat di Stalingrad, Vasily berhasil membunuh sekitar 242 pasukan Hitler tersebut.
Usai membunuh 242 orang, Vasily kemudian melatih para sniper muda yang berhasil membunuh sekitar 3000an orang [Image Source]
Usai membunuh 242 orang, Vasily kemudian melatih para sniper muda yang berhasil membunuh sekitar 3000an orang [Image Source]
Meskipun jumlah korbannya sendiri sudah sangat banyak, namun raihan terbaik Vasily justru ketika ia tidak lagi berperang. Diceritakan jika selepas perangnya yang pertama, Vasily kemudian direkrut sebagai instruktur penembak jitu Rusia. Menurut kabar, sekitar 3000an Nazi berhasil dibunuh oleh anak didik Vasily. Mungkin jika pencapaian tak langsung seperti ini diperhitungkan, mungkin namanya lah yang akan menempati posisi pertama.

5. Chris Kyle, Korban: 160 Orang

Nama ini mungkin tidak asing khususnya bagi penggemar film aksi. Yup, Chris Kyle yang dimaksud adalah si American Sniper, penembak jitu paling mematikan yang pernah dimiliki oleh Amerika Serikat. Semasa aktifnya, Kyle terlibat dalam berbagai perang termasuk di Irak dan sudah sekitar 160 orang mati dalam bidikannya. Dalam karirnya Kyle juga sudah mendapatkan banyak sekali penghargaan, termasuk 2 bintang perak dan 5 perunggu.
Kisah hisup Chris sangat dramatis. Begitu pula dengan kematiannya [Image Source]
Kisah hisup Chris sangat dramatis. Begitu pula dengan kematiannya [Image Source]
Selepas perang, ia mengabdikan dirinya sebagai sukarelawan yang bertugas untuk mengobati para mantan marinir yang mengalami trauma. Hidupnya memang penuh tantangan dan sepertinya akan berakhir dengan damai. Namun sayangnya pada tahun 2009 lalu ia mati terbunuh oleh peluru yang dilepaskan oleh Eddie Ray Routh yang juga mantan marinir kenalan dekatnya.
 
 
 http://boombastis.com/2015/09/19/penembak-jitu-mematikan/

Read more »

7 Tragedi Mengerikan Paling Mengguncang Dunia Tahun 2015

1. Krisis Pengungsi yang Tak Diperhatikan oleh Dunia

Masih ingatkah anda dengan Aylan Kurdi? Bocah 3 tahun yang meninggal dunia akibat tenggelam setelah orang tuanya nekat mengungsi meski menyeberangi laut? Seluruh dunia mengutuk perang yang mengakibatkan banyak sekali manusia tak berdosa seperti Aylan harus meninggal dengan mengenaskan. Isu Aylan benar-benar mengguncang dunia. Meski demikian tak banyak yang bisa dilakukan. Pengungsi masih banyak dan tetap dilarang masuk ke Eropa.
Krisis Pengungsi [image source]
Krisis Pengungsi [image source]
Krisis pengungsi yang terjadi sejak April 2015 ini menjadi terparah sepanjang masa. Bahkan jumlah pengungsi dari Timur Tengah dan Amerika Utara melebihi saat terjadi perang dunia ke-II. Banyak sekali pengungsi yang harus meninggal dunia di lautan karena negara yang mereka harapkan menolak dengan tegas. Jika isu seperti ini tetap terjadi bisa dibayangkan berapa banyak orang akan mati sia-sia?

2. Gempa di Nepal yang Nyaris Meruntuhkan Seisi Negara

Pada tanggal 25 April 2015, terjadi sebuah gempa maha dahsyat di Nepal. Negara yang berada di dekat India ini. Gempa yang meluluhlantakkan hampir seluruh negara ini berkekuatan 8.1 skala Richter.Dalam sekejap mata, 9.000 orang meninggal dunia akibat tertimpa bangunan rumah yang tak mampu menahan guncangan dari gempa.
Gempa Nepal [image source]
Gempa Nepal [image source]
Jutaan orang di Nepal akhirnya menjadi gelandangan, rumah yang merak tempati rata dengan tanah. Tak berhenti di situ saja. Beberapa situs kebudayaan yang masuk dalam Warisan Dunia UNESCO juga banyak yang runtuh tak bersisa. Guncangan gempa sempat menggetarkan Gunung Everest dan membunuh sekitar 19 orang serta membuat ratusan pendaki lainnya hilang.

3. Gelombang Panas India yang Membakar 2.500 Orang

Sekitar bulan Mei 2015 silam di India terjadi bencana aneh berupa gelombang panas. Suhu udara di beberapa negara bagian dari India meningkat sangat tajam. Bahkan orang akan berkeringat hanya dengan diam dan tidak melakukan apa-apa. Pemerintah India sampai menyuruh warganya untuk tidak keluar rumah dan memakai pendingin ruangan di dalam rumah. Namun, dahsyatnya bencana membuat situasi tak bisa dikontrol dengan baik.
Gelombang Panas di India [image source]
Gelombang Panas di India [image source]
Orang-orang tua dan anak-anak banyak yang mengalami dehidrasi akut hingga tak tertolong lagi. Suhu yang mencapai 45-48 derajat Celcius sukses menyiksa penduduk di India. Beberapa ilmuwan di India mengatakan jika gelombang panas ini terjadi akibat kedatangan musim muson. Hujan yang super deras akan mengganti panas yang mengerikan ini.

4. Pembunuhan Charlie Hebdo Picu Konflik Agama

Tahun baru 2015 diwarnai dengan adegan mengerikan yang terjadi di Paris. Sebuah kantor koran lokal diserang oleh teroris Al-Qaeda hingga menewaskan 11 orang. Dalam kasus mengerikan itu, pimpinan koran Charlie Hebdo ikut meninggal dengan keadaan mengenaskan. Sontak, dunia internasional langsung merespons kejadian yang mencederai kerukunan agam di Prancis ini.
Penyerangan Charlir Hebdo [image source]
Penyerangan Charlir Hebdo [image source]
Koran yang dipimpin oleh Charli Hebdo memang kerap menulis artikel satir terhadap Islam. Selain itu, mereka juga kerap membuat ilustrasi tentang Nabi yang harusnya tak boleh digambarkan oleh Islam. Kejadian ini seperti api yang menyulut banyak isu rasial dan agama. Akhirnya Muslim di Prancis kerap tersudut meski yang melakukan kejadian ini adalah anggota teroris.

5. Ledakan Gudang Bahan Kimia China Membuat Ledakan Super Mengerikan

Sekitar tanggal 12 Agustus 2015, terjadi sebuah ledakan super dahsyat di China. Sebuah gudang bahan kimia terbakar dan meledak sekencang-kencangnya. Hal ini membuat gelombang mengerikan sampai radius 3 kilometer. Bangunan di sekitar lokasi langsung hancur berkeping-keping. Bahkan deretan mobil mewah yang baru diproduksi langsung rusak dan terbakar.
Ledakan besar di china [image source]
Ledakan besar di china [image source]
Sebanyak 159 orang meninggal dunia akibat terkena ledakan atau tertimpa bangunan. Pemerintah China mengamankan lokasi dengan menetralisir racun kimia. Jika tidak racun ini akan terbawa angin dan membuat banyak korban meninggal lebih banyak. Fenomena ini sempat membuat jalur perdagangan di China terhambat karena akses transportasi sempat terputus. Anda bisa mencari videonya dan melihat betapa mengerikan kejadian ini.

6. Tragedi Jatuhnya Crane di Mekkah

Beberapa hari lalu, dunia dihebohkan dengan jatuhnya crane atau katrol yang digunakan dalam pembangunan masjid di Mekkah, Arab Saudi. Saat katrol jatuh banyak sekali jemaah hati yang mulai berdatangan untuk memulai ibadahnya. Akibat hal ini ada sekitar 107 orang jemaah Haji meninggal dalam keadaan yang mengenaskan. Dua di antaranya berasal dari Indonesia.
Crane jatuh di Makka [image source]
Crane jatuh di Makka [image source]
Jumlah ini terus bertambah karena ratusan orang juga mengalami luka yang parah. Pemerintah Arab Saudi mengatakan jika katrol yang jatuh ini tidak akan mengganggu ibadah Haji yang akan datang dalam beberapa hari saja. Korban yang meninggal segera dikebumikan agar segala hal terkait ibadah Haji berjalan dengan baik. Semua orang tak mengira jika di dalam Masjid mereka bisa celaka seperti ini.

7. Banjir Bandang di China dan Jepang Rusak Ribuan Rumah

Sekitar bulan Mei 2015, China dihantam badai dan hujan dengan curah hujan yang sangat tinggi. Akibatnya banjir terjadi dengan mengerikan. Diperkirakan ada sekitar 50 orang meninggal dunia dan ratusan ribu orang lainnya harus mengungsi karena rumah luluh lantak diseret banjir hingga hanya bersisa tumpukan lumpur. Pemerintah China mengalami kerugian besar akibat banjir yang dipercaya paling besar selama 40 tahun terakhir.
Banjir di Jepang [image source]
Banjir di Jepang [image source]
Sekitar awal September 2015, sebuah badai mengguncang Jepang. Kota di sebelah utara Tokyo mengalami banjir yang mengerikan. Banjir ini bahkan mampu menyeret rumah hingga habis. Ratusan orang diungsikan akibat kejadian mengerikan ini. Sekitar 2 orang meninggal dunia akibat tenggelam dan tertimpa bangunan. Kejadian ini sempat menjadi perhatian dunia akibat kedahsyatan banjir yang tampil dalam beberapa video.
 
 http://boombastis.com/2015/09/16/tragedi-2015/

Read more »

5 Orang di Dunia Ini Mencoba Kabur Dari Kematian

Bikin Geger, 5 Orang di Dunia Ini Mencoba Kabur Dari Kematian

1. Selamat Dari 9/11

Tepat hari kamis (11/9), 14 tahun silam, dunia mendadak digemparkan dengan aksi teroris yang menyerang gedung World Trade Center (WTC), Amerika Serikat. Kamu tentu juga masih ingat betul bagaimana pesawat kelompok teroris Al-Qaeda itu meratakan gedung kembar dan menewaskan lebih dari 2.900 orang. Namun tahukah kamu kalau Hilda Yolanda Mayol termasuk salah satu korban yang selamat? Ya, Hilda berhasil bertahan hidup dan tidak dijemput kematian usai sukses menyelamatkan diri dari restoran lantai dasar di WTC, tempatnya bekerja.

Hanya saja usia Hilda sepertinya tidak terlalu lama berada di Bumi. Dua bulan kemudian, dirinya bepergian dengan pesawat American Airlines Flight 589. Seolah dirinya memang ditakdirkan meninggal dunia dalam kecelakaan, pesawat yang dia tumpangi mengalami insiden dan jatuh di wilayah Queens pada 12 November 2011. Hilda pun menjadi salah satu korban tewas di antara 26 orang lainnya.
 
 
 Bikin Geger, 5 Orang di Dunia Ini Mencoba Kabur Dari Kematian

2. Selamat Dari Penembakan Massal

Ingat dengan sebuah insiden penembakan massal di sebuah gedung bioskop di Aurora, Colorado pada tahun 2012 lalu? Insiden itu menjadi heboh lantaran terjadi saat film THE DARK KNIGHT RISES dirilis. Para penonton mendadak horor karena suasana berubahk mencekam. Terungkap dalam kejadian itu, 12 orang tewas secara brutal dan salah satunya adalah seorang blogger sekaligus karyawan magang radio Denver bernama Jessica Redfield.

Namun kematian perempuan berambut merah asal Texas itu menjadi tak biasa karena dirinya seolah ditakdirkan kehilangan nyawa lewat insiden penembakan massal. Sebulan sebelum aksi maut di Colorado itu, Jessica pernah selamat dari penembakan massal di sebuah mall di Toronto. Dalam penembakan yang menewaskan satu orang itu, Jessica berhasil selamat lantaran memutuskan mencari udara segar sejenak usai membeli burger di sebuah toko di mall itu. Jessica pun begitu bahagia menulis di blog dan tak percaya bisa selamat dari penembakan massal. Dan sebulan kemudian, kematian pun menjemputnya dalam insiden penembakan.
 
 
 Bikin Geger, 5 Orang di Dunia Ini Mencoba Kabur Dari Kematian

3. Selamat Dari Kebakaran

Jessica de Lima Rohl mungkin membuat keputusan sangat tepat dengan mengikuti anjuran sang kekasih, Adriano Stefanel. Mahasiswi berusia 21 tahun itu memutuskan tinggal di rumah saja daripada pergi mengikuti pesta kampus. Karena hanya beberapa jam usai Jessica memutuskan tinggal di rumah, klub malam tempat pesta kampus digelar itu mendadak kebakaran hebat dan menewaskan 238 orang yang berada di sana. Semua orang pun mengira jika Jessica berhasil terhindar dari kematian tragis berkat anjuran sang kekasih. Namun rupanya Jessica seolah sudah ditakdirkan tak berusia panjang. Lima hari usai kebakaran hebat itu, Jessica dan Adriano pergi bersama selama dua hari. Dalam perjalanan, mobil mereka mengalami kecelakaan janggal karena ditabrak truk dan mengakibatkan kedua sejoli itu mennggal dunia pada Januari 2013 silam.
 
 
 
 Bikin Geger, 5 Orang di Dunia Ini Mencoba Kabur Dari Kematian

4. Selamat Dari Flight 447

Pernah dengar mengenai pesawat Air France Flight 447 yang mengalami kecelakaan pada tahun 2009 silam? Jika kamu tak tahu, pesawat nahas itu jatuh di kawasan samudera Atlantik dan menewaskan 228 orang penumpang. Namun ternyata ada seorang perempuan bernama Johanna Ganthaler yang selamat dari kecelakaan pesawat yang tinggal empat jam menuju Paris itu. Pensiunan provinsi Bolzano-Bozen itu tidak ikut tewas lantaran terlambat tiba di bandara sehingga ketinggalan pesawat.

Hanya saja usia hidup Johanna rupanya cuma selama dua minggu saja. Pasalnya dua minggu usai kecelakaan, Johanna melakukan perjalanan dengan mobil bersama sang suami. Mobil mereka mengalami kecelakaan kala berbelok di sebuah jalan di Kufstein, Austria lantaran sang suami membanting setir demi menghindari truk yang tiba-tiba mendekat. Johanna pun tewas dan sang suami terluka parah. Terungkap pula suami Johanna pada awalnya akan terbang dalam Flight 447 pula.
 
 
 
 Bikin Geger, 5 Orang di Dunia Ini Mencoba Kabur Dari Kematian

5. Selamat Dari Pesawat Jatuh

David Furr sepertinya harus bersyukur karena cedera kaki yang dia alami menyelamatkan hidupnya. Ya, mahasiswa baru universitas Evansville itu memutuskan tak ikut dalam pesawat Douglas DC-3 dengan nomor penerbangan N51071 di tahun 1977 bersama rekan-rekannya di tim basket pria. Rupanya pesawat Douglas yang ditumpangi rekan-rekannya kehilangan kendali dan jatuh tak lama setelah lepas landas. Seluruh tim basket itupun tewas dan hanya menyisakan Furr yang memang tak ikut.

Hanya saja Furr tak bisa terlalu lama bernafas di muka Bumi ini. Dua minggu usai kecelakaan maut itu, Furr melakukan perjalanan dengan adiknya yang berusia 16 tahun. Mereka berdua usai mengikuti turnamen basket dan hendak pulang ke rumah. Malangnya, mobil mereka mengalami kecelakaan parah di Newton, Illinois yang mengakibatkan Furr tewas. Kematian Furr pun membuat seluruh anggota tim basket pria Evansville musnah
 
 
http://plus.kapanlagi.com/bikin-geger-5-orang-di-dunia-ini-mencoba-kabur-dari-kematian-f7e274-5.html.

Read more »

Di Balik Kehidupan Manusia Paling Kejam, Kisah Masa Lalu Seorang Pembunuh Berantai

1. Catatan Kejahatan

Beranjak dewasa, Carl Panzram menjalani hidupnya dengan mencuri apapun, mulai dari sepeda, hingga perahu pesiar yang membuatnya berkali-kali ditangkap dan dipenjara. Saat berada di penjara, ia juga tidak pernah berhenti membuat ulah dengan menyerang para penjaga dan menolak perintah mereka.
Pada Agustus 1920, Panzram merampok rumah William Howard Taft yang saat itu masih menjabat sebagai menteri perang dan belum menjadi presiden Amerika Serikat. Dari rumah Taft, ia mencuri banyak perhiasan serta pistol yang kemudian ia gunakan untuk melakukan pembunuhan membabi buta.
Carl Panzram [Image Source]
Carl Panzram [Image Source]
Harta yang ia dapatkan dari rumah Taft, ia gunakan untuk membeli sebuah yacht dan menyewa 10 orang pelaut sebagai anak buah kapal. Carl membuat para pelaut tersebut mabuk, memerkosa, dan membunuh mereka sebelum membuang mayatnya ke laut. Ia baru berhenti ketika kapalnya mengalami kecelakaan di dekat New Jersey. Panzram kemudian menumpang sebuah perahu ke Afrika dan mendarat di Luanda. Ia mengaku bahwa saat berada di sana, Carl memerkosa dan membunuh seorang bocah laki-laki berusia sekitar 11 atau 12 tahun dan tidak menyesal sedikitpun. Ia juga mengaku menyewa sebuah perahu dayung dengan enam orang pendayung, menembak keenam pendayung tersebut, kemudian melemparkan mereka ke buaya-buaya yang ada di sungai.
Rumah William Howard Taft juga pernah menjadi sasaran perampokan Carl Panzram [Image Source]
Rumah William Howard Taft juga pernah menjadi sasaran perampokan Carl Panzram [Image Source]
Setelah kembali ke Amerika, ia juga menegaskan bahwa dirinya memerkosa dan membunuh dua anak kecil dengan memukuli salah satu anak dan mencekik yang lainnya hingga keduanya tewas. Ia juga mengaku menembak seorang pria yang berusaha merampoknya dengan pistol yang ia curi dari seorang polisi. Ketika ia ditangkap untuk yang terakhir kalinya pada tahun 1928, ia mengaku telah melakukan pembunuhan saat merampok sebuah rumah di antara Baltimore dan Washington, D.C. dan membunuh dua orang anak laki-laki di Philadelphia. Selain beberapa pembunuhan ini, Carl juga sempat merencanakan ingin membunuh seluruh penduduk kota dengan meracuni persediaan air dengan menggunakan arsenic. Tidak hanya itu saja, ia juga berencana menenggelamkan perahu perang Inggris di pelabuhan New York untuk memprovokasi perang antara Inggris dan Amerika. Sungguh mengerikan!

2. Motif Kejahatan

Meskipun ada begitu banyak korban pria yang ia perkosa dan bunuh, Carl Panzram bukanlah seorang homoseksual. Dalam otobiografinya, ia menulis bahwa dirinya adalah pribadi yang selalu marah dan hampir selalu memerkosa pria yang ia rampok bukan karena dirinya homoseksual, tapi untuk menunjukkan dominasi dan memperlakukan para korbannya. Karena tubuhnya yang begitu kuat, Carl dengan mudah mengalahkan kebanyak korban pria yang ia temui.
Foto Mugshot Carl Panzram [Image Source]
Foto Mugshot Carl Panzram [Image Source]
Secara total, Carl Panzram mengaku telah melakukan 21 pembunuhan dan 1000 pemerkosaan anak laki-laki dan para pria diantara kejahatan lainnya. Dalam biografinya, ia jujur dan terang-terangan mengakui semua kejahatannya tanpa menyesal. “Untuk semua hal tersebut, sedikitpun aku tidak menyesal. Aku benci semua umat manusia termasuk diriku sendiri,” tulisnya dalam otobiografinya yang ia tulis di balik jeruji penjara.
Kehidupan Masa Kecil yang Mengerikan Kebanyakan orang tidak akan menyangka ada sosok yang sekejam Carl Panzram. Namun para kriminolog yang mempelajari tentang dirinya menemukan bahwa sikap sadisnya ini berasal dari masa kecilnya. Carl Panzram lahir pada tahun 1891 dan berasal dari keluarga miskin di Minnesota. Ayahnya meninggalkan keluarganya ketika Carl masih berusia 8 tahun. Tanda-tanda kriminalitas terlihat saat ia berusia 12 tahun ketika ia masuk ke rumah tetangganya dan mencuri beberapa kue, apel, dan sebuah pistol.
Karena telah beberapa kali melakukan pencurian, pada Oktober 1903, saat ia masih berusia 12 tahun, Carl Panzram dikirim ke Minnesota State Training School, sebuah fasilitas koreksi untuk anak-anak bermasalah. Saat berada di sekolah tersebut, ia terus menerus dipukuli, disiksa dan diperkosa oleh staf sekolah tersebut. Saking parahnya sekolah tersebut memperlakukan muridnya, anak-anak di sana menyebut sekolah tersebut sebagai “The Painting House” karena anak-anak akan masuk seperti kanvas kosong, tapi keluar dengan luka lebam dan darah di tubuhnya.
Minnesota State Training School [Image Source]
Minnesota State Training School [Image Source]
Carl Panzram begitu membenci sekolah ini sampai akhirnya ia memutuskan untuk membakarnya. Ia berhasil melakukan hal tersebut tanpa terdeteksi. Suatu ketika, ia juga berusaha melarikan diri dari sekolah tersebut, namun ia diburu oleh para staf dan dipukuli karena tindakannya ini. Semua perlakuan kejam yang ia terima hanya memperparah keadaannya. Akhir tahun 1905, Carl Panzram dilepaskan dari sekolah tersebut. Di masa remajanya, ia telah menjadi seorang pecandu alkohol dan terus terlibat masalah dengan pihak berwajib. Ia kabur dari rumah di usia 14 tahun dan sering melakukan perjalanan dengan menggunakan kereta. Ia kemudian menceritakan bahwa dalam salah satu perjalanannya, ia diperkosa ramai-ramai oleh sekelompok orang gelandangan dan menurutnya menjadi seorang anak laki-laki yang semakin ‘sedih, sakit, tapi juga lebih bijak’.

3. Kehidupan Semasa di Penjara

Tahun 1907 saat berusia 15 tahun setelah mabuk di sebuah bar di Montana, Carl Panzram mendaftar menjadi tentara Amerika. Namun tidak lama, ia selalu melawan perintah dan kemudian dituduh melakukan pencurian yang membuatnya dipenjara pada tahun 1908 hingga 1910 di Fort Leavenworth. Carl mengaku bahwa sedikit kebaikan yang tersisa pada dirinya habis sama sekali setelah ia berada di penjara tersebut.
Oregon State Penitentiary [Image Source]
Oregon State Penitentiary [Image Source]
Juni 1915, ia kembali dipenjara di Oregon State Penitentiary di Salem. Di penjara tersebut, ia berada di bawah pengawasan sipir Harry Minto yang percaya bahwa tahanan harus diperlakukan dengan keras seperti dipukuli dan diletakan di ruangan isolasi. Carl Panzram menceritakan masa-masa ia berada di sana dan bersumpah tidak akan menerima hukuman 7 tahun di sana dan ia begitu membenci para sipir dan apa yang mereka lakukan padanya. Carl Panzram kemudian membantu teman tahanannya, Otto Hooker untuk melepaskan diri dari penjara. Saat melarikan diri, Hooker membunuh Minto. Carl Panzram menerima hukuman beberapa kali di Salem termasuk 61 hari ditahan di kurungan isolasi sebelum ia melarikan diri pada 18 September 1971. Sebagai buronan, ia terlibat dalam dua penembakan sebelum ditangkap dan dikembalikan di penjara. 12 Mei 1918, ia menggergaji jeruji penjara dan kabur lagi tanpa tertangkap. Ia mengubah namanya menjadi John O’Leary dan mencukur kumisnya.
Penjara Leavenworth, tempat Carl Panzram tinggal hingga akhir hidupnya [Image Source]
Penjara Leavenworth, tempat Carl Panzram tinggal hingga akhir hidupnya [Image Source]
Tahun 1928, ia kembali ditangkap karena perampokan di Washington D.C. dan tanpa dipaksa mengaku membunuh dua anak laki-laki. Dengan begitu banyak kejahatan yang ia lakukan, ia dikirim ke penjara Leavenworth. Ia berkata pada sipir, “Aku akan membunuh orang pertama yang menggangguku.” Karena ancaman ini, ia ditugaskan pekerjaan di ruangan laundry sendirian. Namun pada 20 Juni 1929, ia membunuh Robert Warnke, mandor ruang laundry penjara dengan memukulinya menggunakan batang besi hingga tewas. Atas pembunuhan ini, ia dituntut hukuman mati.

4. Berteman dengan Seorang Penjaga Penjara

Dalam masa tahanan sebelum ia dihukum mati, ia berkenalan dengan seorang penjaga penjara bernama Henry Lesser. Penjaga penjara berusia 26 tahun tersebut merasa kasihan dengan Carl Panzram dan memberinya uang untuk membeli makanan dan rokok. John Borowski yang menyutradarai film dokumenter Carl Panzram menyebutkan bahwa belum pernah ada seorangpun yang bersikap baik padanya sepanjang hidupnya. Hal inilah yang kemudian membuat dua orang lelaki ini menjadi teman.
Henry Lesser, penjaga penjara yang akhirnya menjadi teman Carl Panzram [Image Source]
Henry Lesser, penjaga penjara yang akhirnya menjadi teman Carl Panzram [Image Source]
Setiap hari, Henry Lesser memberikan sebuah pensil dan beberapa lembar kertas serta meyakinkan Carl Panzram untuk menuliskan kisah hidupnya. Ia kemudian menulis kisah hidupnya secara mendetail beserta kejahatan dan filosofi nihilistiknya. Nihilistik adalah doktrin filosofis bahwa tidak ada aspek kehidupan yang berarti, dan bahwa hidup itu tidak ada arti, tujuan, atau nilai intrinsik. Biografi tersebut ditulis dengan kalimat yang tanpa basa-basi: “Dalam kehidupanku aku telah membunuh 21 manusia, aku telah melakukan ribuan perampokan, pencurian, pembakaran, dan, terakhir tapi bukan yang paling akhir, aku telah melakukan sodomi kepada lebih dari 1000 orang pria. Untuk semua hal ini sedikitpun aku tidak menyesal.”

5. Saat Hukuman Mati

Atas pembunuhan terhadap Robert Wanke dengan cara yang brutal di dalam penjara, Carl Panzram dituntut dengan hukuman mati. Ia menerima keputusan tersebut dan menolak untuk banding atas tuntutan tersebut. Ia bahkan mengancam membunuh para aktivis HAM yang berusaha ikut campur untuk membantunya dalam kasus tersebut. Setelah puluhan tahun menderita kekerasan, ini adalah bentuk bunuh dirinya.
Carl Panzram akhirnya dihukum gantung atas kejahatannya [Image Source]
Carl Panzram akhirnya dihukum gantung atas kejahatannya [Image Source]
Carl Panzram dihukum gantung pada 5 September 1930. Ketika tali gantung diletakkan di lehernya, ia meludahi wajah algojo dan berkata, “Aku harap seluruh umat manusia cuma punya satu leher dan tanganku mencengkeramnya!” Kemudian saat ditanya oleh algojo apakah ia memiliki kata-kata terakhir, Carl Panzram justru membentak, “Ya, cepatlah! Aku bisa membunuh sepuluh pria sementara kamu bersantai di sana!”

6. Killer: A Journal of Murder

Henry Lesser menyimpan surat-surat dan manuskrip biografi Carl Panzram. Ia kemudian menghabiskan waktu 40 tahun mencari penerbit yang mau mencetak materi tersebut. Namun pihak penerbitan merasa tidak nyaman dengan manuskrip yang sangat gamblang tersebut. Barulah pada tahun 1970, manuskrip tersebut dicetak dengan judul ‘Killer: A Journal of Murder’.
Joe Coleman yang melukis gambar untuk sampul buku tersebut mengatakan bahwa Carl Panzram sebenarnya adalah penulis yang cukup menakjubkan. Ia terpesona dengan kecerdasan dan hal-hal menakjubkan yang seharusnya bisa ia lakukan.
Poster film Killer A Journal of Murder [Image Source]
Poster film Killer A Journal of Murder [Image Source]
Tahun 1996, buku tersebut menjadi dasar dibuatnya film dengan judul yang sama. Kemudian pada tahun 2012, pembuat film John Borowski merilis dokumenter berjudul ‘Carl Panzram: The Spirit of Hatred and Vengeance’. John Borowski mengungkapkan bahwa selain membantu para kriminolog untuk bisa memahami pemikiran pembunuh seperti Carl Panzram, otobiografi tersebut juga bisa menjadi sebuah pelajaran. “Ia berusaha mengajari generasi di masa depan untuk tidak menciptakan lebih banyak monster seperti dirinya.”


 http://boombastis.com/2015/08/29/manusia-paling-kejam/

Read more »

Orang-orang Ini Dianggap Cupu Tapi Mampu Membunuh dengan Brutal!

1. Tsutomu Miyazaki

Tsutomu Miyazaki adalah seorang pria muda bermasalah yang memiliki perpustakaan video pribadi yang terdiri dari 5.763 judul. Kebanyakan dari koleksi videonya adalah cerita horor tentang kekerasan dan film-film porno. Ia dikenal sebagai seorang otaku, sebuah subkultur yang di Jepang mendapatkan kesan buruk karena para pengikutnya begitu terobsesi dengan sesuatu hal sehingga ia terpisah dari realita dan masyarakat. Hal ini juga yang membuat pria ini disebut sebagai “Otaku Killer”.
miyazaki[Image Source]
Tsutomu Miyazaki [Image Source]
Miyazaki terlahir dari keluarga yang terpandang, namun ia termasuk seseorang yang tidak bisa meraih kesuksesan, sehingga hal ini membuatnya merasa dikucilkan di keluarganya dan ia semakin mengasingkan diri. Antara tahun 1988 dan 1989, Miyazaki mulai melakukan berbgai pembunuhan dan membuat seluruh negeri ketakutan. Empat korbannya adalah gadis kecil berusia antara 4 hingga 7 tahun. Miyazaki menculik gadis kecil, membunuh mereka, melecehkan atau memperkosa mayat mereka, kamudian membuang mayatnya hingga membusuk di area yang sepi. Terkadang ia juga memutilasi tubuh mereka dan mengirimkan sebagian anggota tubuh ke keluarga korban dan meneror mereka. Ia juga melakukan aksi kanibalisme dengan meminum darah korbannya.
tsutomu miyazaki [Image Source]
Tsutomu Miyazaki ketika proses investigasi [Image Source]
Pada 23 Juli 1989, ia ditangkap ketika berusaha memotret seorang gadis kecil dengan tidak senonoh. Ketika dilakukan investigasi di rumahnya, polisi menemukan rekaman video kejahatannya. Sepanjang investigasi, persidangan, hingga keputusan bahwa ia akan dihukum gantung, ia tetap tenang dan tidak terlihat menyesal sedikitpun. “Tidak banyak yang bisa dikatakan tentang mereka. Aku senang karena menurutku aku melakukan hal yang baik,” ucar Miyazaki ketika ditanya tentang korbannya. Ayah Miyazaki bunuh diri melihat apa yang telah diperbuat anaknya. Beberapa saat sebelum ia digantung pada tahun 2008, ia mengatakan kalimat terakhirnya pada psikolog yang ditunjuk oleh pengadilan. Kalimat terakhirnya adalah: “Tolong katakan pada dunia bahwa aku adalah pria yang lembut”

2. Tomohiro Kato

Tomohiro Kato adalah seorang pria berusia 25 tahun yang dibesarkan oleh ibu yang suka mendominasi. Kato sudah pernah melakukan percobaan bunuh diri hingga 2 kali, sebuah tindakan yang dilakukan oleh 40 persen pembunuh membabi buta sebelum mereka melakukan kejahatan terakhirny ini. Apakah benar Kato melakukan pembunuhan ini sebagai bentuk untuk mencoba melakukan bunuh diri, yang jelas Kato merencanakan kejahatannya ini dengan matang.
Tomohiro Kato [Image Source]
Tomohiro Kato dan lokasi penyerangan [Image Source]
Pada siang hari 8 Juni 2008, Kato menggunakan truk yang ia sewa untuk menabrak para pengunjung di Akihabara, sebuah lokasi untuk membeli barang-barang semacam robot, mainan, anime, film, dan sejenisnya. Setelah serangan pertamanya ini, Kato meninggalkan mobilnya dan mulai mengayunkan pisau besarnya ke siapapun yang lewat di jalanan. Total, Kato menewaskan 7 orang berusia diantara 19 hingga 74 tahun. Ia ditangkap di lokasi kejadian setelah sempat terjadi kejar-mengejar. Dalam persidangan, ditemukan bahwa Kato ternyata terobsesi dengan situs chatting dan percakapan di internet. Ia menjelaskan bahwa dirinya benar-benar ingin menghentikan penganiayaan di papan buletin internet yang ia gunakan. Kato dihukum mati ada tahun 2011.

3. Caleb Fairley

Pada 10 September 1995, Lisa Manderach memutuskan untuk menghabiskan hari minggunya untuk berbelanja dengan putrinya yang berusia 19 bulan, Devon. Namun sayangnya keduanya tidak pernah kembali setelah terakhir kali terlihat di sebuah toko bernama Your Kidz & Mine milik keluarga Fairley.
Caleb Fairley [Image Source]
Caleb Fairley [Image Source]
Kasus ini menjadi semakin serius ketika pendaki gunung menemukan mayat Devon di taman nasional Valley Forge. Investigasi menunjukka bahwa ia dilempar dari jalan di atas rute hiking yang artinya ia dibunuh di tempat lain. Otopsi menunjukkan ia tewas dicekik. Polisi memutuskan untuk melakukan investigasi terhadap Caleb Fairley, pria 21 tahun yang saat kejadian hilangnya ibu dan anak ini sendirian menjaga toko, Ketika diinterogasi, ia terlihat memakai makeup di wajahnya. Polisi kemudian menemukan bekas cakaran di wajahnya yang membuat polisi meyakini bahwa Lisa Manderach kemungkinan berusaha melawan saat diserang oleh Caleb. Caleb mengakui perbuatannya dan menunjukkan tempat ia membuang mayat Lisa Manderach yang telanjang.
Lisa Manderach dan putrinya [Image Source]
Lisa Manderach dan putrinya [Image Source]
Selama investigasi, ditemukanlah bahwa Caleb Fairley ternyata begitu tergila-gila dengan permainan Dungeons & Dragons dan Vampire: The Masquerade. Ia memiliki obsesi mendalam yang tidak sehat mengenai vampir. Bahkan dipercaya bahwa fantasinya begitu kuat hingga ia membunuh Lisa yang begitu mirip dengan wanita berambut cokelat yang diserang oleh vampir yang digambarkan oleh t-shirtnya yang bertema vampir.

4. Allan Menzies

Film Queen of the Damned yang dirilis pada tahun 2002 mendapatkan begitu banyak kritik buruk dan dianggap sebagai suatu kesalahan. Meski begitu, seorang pria asal Skotlandia sangat menghargai dan begitu tergila-gila dengan film ini. Bahkan, ia mengaku bahwa film inilah yang membuatnya melakukan pembunuhan.
Allan Menzies [Image Source]
Allan Menzies [Image Source]
Allan Menzies, pria berusia 22 tahun asal Skotlandia membunuh Thomas McKendrick, 21 tahun pada 11 Desember 2002. Ia menusuk McKendrick hingga 42 kali dan meminum darahnya agar bisa menjadi vampir. Menzies yang menonton film Queen of the Damned hingga ratusan kali mengatakan bahwa Akasha, vampire kuno yang dimainkan oleh Aaliyah mengunjunginya di kamarnya beberapa kali sebelum ia melakukan kejahatannya. Menurutnya, Akasha menjanjikannya keabadian sebagai vampire serta mengatakan bahwa McKendrick dan temannya yang bernama Stuart Unwin berencana untuk membunuhnya. Menurutnya, di bawah mantra Akasha, Menzies menggunakan palu, pisau bowie dan pisau dapur untuk membunuh McKendrick. Menzies divonis penjara seumur hidup pada tahun 2003. Namun ia kemudian bunuh diri pada November 2004.

5. Ashlee Martinson

Ashlee Martinson ditangkap karena telah membunuh ibu kandung dan ayah tirinya. Martinson adalah seorang blogger bertema goth dan horor bernama Nightmare dan menggunakan nama VampChick. Ia memiliki ketertarikan yang begitu mendalam pada subkultur goth, serta film-film horor.
Ashlee Martinson [Image Source]
Ashlee Martinson [Image Source]
Setelah terjadi perdebatan yang panas antara ia dan kedua orang tuanya mengenai hubungannya dengan Sisco pada 8 Maret 2015 lalu, pria berusia 22 tahun, saat itulah ia membunuh mereka. Ketika Thomas Ayers pergi ke kamarnya untuk memarahi Martinson, ia langsung menembak ayahnya. Mendengar suara tembakan, Jennifer berlari kearah suara dan Martinson menyerangnya dengan pisau. Selanjutnya, ia mengunci tiga saudarinya berusia antara 2 hingga 9 tahun di kamar dengan makanan dan jus. Ia sendiri kemudian melarikan diri namun berhasil ditangkap setelah adiknya yang berusia 9 tahun menghubungi 911.

6. Trey Eric Sesler

Eric Sesler terkenal dengan akun YouTubenya yang bernama Mr.Anime yang fokus pada review anime. Ternyata selain berjam-jam nonton film Anima, ia juga mempelajari lebih jauh tentang penembakan massal. Ia juga terus tenggelam dalam kegiatan kriminal termasuk melakukan pembakaran, membunuh binatang, serta menembaki gedung kosong.
Trey Eric Sesler [Image Source]
Trey Eric Sesler [Image Source]
Pada 20 Maret 2012, Eric Sesler yang berusia 23 tahun menembak ibu, ayah, dan saudaranya di rumah mereka. Menurutnya, ia melakukan pembunuhan tersebut karena berencana melakukan penembakan massal seperti yang terjadi di Columbine, tapi tidak ingin keluarganya mengetahuinya. Tapi untungnya mayat keluarganya ditemukan dengan segera dan Eric Sesler langsung ditangkap sehingga mencegah terjadinya pembunuhan massal. Ketika polisi memasuki rumah keluarga Sesler, polisi menemukan tulisan di dinding, “I love my mom, dad and brother” (aku mencintai ibu, ayah, dan saudaraku) dan “God forgive me, because I cannot forgive myself” (Tuhan, maafkan aku, karena aku tidak bisa memaafkan diriku sendiri). Trey Eric Sesler dihukum seumur hidup untuk kejahatannya ini.

7. Gary Scott Pennington

Gary digambarkan sebagai seseorang yang cupu dan penyendiri oleh teman-temannya karena kecerdasannya dan hobinya membaca sendirian. Namun sebenarnya, Gary adalah seorang remaja yang bermasalah. Apalagi ketika ia akhirnya menembak guru bahasa Inggrisnya hingga tewas pada 18 Januari 1993.
Gary Scott Pennington [Image Source]
Gary Scott Pennington [Image Source]
Korbannya, wanita berusia 48 tahun Deanna McDavid saat itu sedang duduk di depan 22 muridnya yang mendapat tugas membaca. Gary kemudian menerobos masuk sambil membawa pistol, berteriak pada Deanna sebelum kemudian menembaknya dua kali di kepala. Banyak media kemudian menunjukkan kemiripan apa yang dilakukan Gary dengan Charlie Decker, penembak fiksi dalam novel karya Stephen King tahun 1977 yang berjudul Rage. Karena banyaknya perhatian media yang negatif tentang novel ini dan banyaknya situasi penembakan di sekolah, Stephen King akhirnya menarik novel Rage di manapun dan berjanji bahwa novel ini tidak akan pernah dicetak lagi.

8. James Egbert III

Permainan Dungeons & Dragons pernah menyebabkan kepanikan moral. Apalagi setelah remaja 16 tahun, James Dallas Egbert III menghilang di terowongan uap kampusnya, Michigan State University pada tahun 1979. Banyak orang berkata bahwa Egbert yang pemalu masuk ke terowongan itu untuk bermain Dungeons & Dragons versi live action. Tapi kenyataannya, ia masuk ke terowongan tersebut untuk bunuh diri. Setelah ditemukan, ia kembali mencoba beberapa kali bunuh diri sebelum akhirnya meninggal karena luka tembak yang ia buat sendiri pada tahun 1980.
James Egbert III [Image Source]
James Egbert III [Image Source]
Kejadian ini kemudian semakin disoroti setelah William Dear, detektif yang disewa oleh keluarga Egbert menyatakan bahwa Egbert meninggal karena permainan D&D yang salah. Tentu saja hal ini memunculkan kepanikan dan membuat tahun 1980 dipenuhi oleh masyarakat yang memandang buruk hal-hal semacam heavy metal, komik, dan game.

9. Kimveer Gill

Kimveer Gill adalah seorang remaja 20an yang terobsesi dengan konspirasi 9/11, invasi Amerika atas Irak, music heavy metal dan subkultur goth serta pembunuhan masal Columbine. Namun obsesi terbesarnya adalah senjata.
Kimveer Gill [Image Source]
Kimveer Gill [Image Source]
Pada 13 September 2006, Gill dengan membawa berbagai macam senapan dan pistol menembak dan membunuh seorang siswa Dawson College dan melukai 19 orang lainnya. Ia kemudian menembah dirinya sendiri ketika polisi Montreal mendekat ke posisinya melakukan tembakan. Dalam mencari motif, investigator menemukan bahwa Gill secara rutin memposting tulisan di VampireFreaks.com dengan nama fatality666 yang menghina pekerjaan dan sekolah serta mengunggulkan hal-hal yang berbau penembakan dan kematian. Ia juga menuliskan rencananya melakukan penyerangan dan hal ini menimbulkan kritik di website tersebut.

10. Joseph Hunter Parker

Joseph Hunter Parker menyerang sebuah supermarket di California dengan menggunakan pedang katana. Ia menyerang dengan membabi buta dan menewaska 2 mantan rekan kerjanya dan melukai lebih dari 3 orang sebelumpolisi menembaknya hingga tewas. Parker memang terkenal dengan perilakunya yang aneh, namun dianggap tidak berbahaya.
Katana [Image Source]
Joseph Hunter Parker menyerang menggunakan Katana [Image Source]
Parker yang didiagnosa menderita schizophrenia berhenti dari pekerjaannya dua minggu sebelum melakukan penyerangan. Ia dilaporkan begitu terobsesi dengan pedang replika abad pertengahan. Motif penyerangan ini belum diketahui, namun kemungkinan berhubungan dengan kelainan mentalnya dan ketidakmampuannya memisahkan antara fantasi dan kenyataan.
 
 
 http://boombastis.com/2015/09/12/cupu-tapi-membunuh/

Read more »

7 Misteri Mengerikan yang Terkuak dari Anak-Anak Pewaris Kerajaan Dunia

Kejadian mengerikan kerap terjadi kepada anak-anak tak berdosa ini. Mereka diburu diculik, hingga dibunuh agar tahta bisa direbut. Konspirasi yang dilakukan orang-orang di sekitar anak emas ini membuat mereka tersiksa dan tak bisa melakukan apa-apa. Inilah tujuh misteri mengerikan yang terkuak dari anak-anak kerajaan dunia. Monggo!

1. Anak Keluarga Romanov yang Hilang

Keluarga Kerajaan Romanov hancur pada tahun 1918. Semua anggota keluarga dieksekusi mati termasuk anak-anak dari penerus kerajaan. Setelah berjaya selama 304 tahun, dinasti Romanov selesai menguasai Rusia tanpa menyisakan apa-apa. Bahkan beberapa tulang anak-anak Romanov banyak yang hilang, hingga pada tahun 2007 sebuah penggalian menemukan dua anak Romanov yang dikubur terpisah dengan keluarga lainnya.
Keluarga Romanov yang Hilang [image source]
Keluarga Romanov yang Hilang [image source]
Tulang belulang ditemukan 70 meter dari kuburan massal keluarga Romanov. Ilmuwan yang menemukan melakukan pengetesan dan membuat kesimpulan jika tulang itu milik Alexei Romanov dan saudara perempuannya. Namun dari sisa tulang para ilmuwan tak dapat menyimpulkan apakah itu tulang milik Maria atau Anastasia. Karena saat ditemukan tulang itu sudah sangat rusak dan ada bekas telah dibakar. Bisa dibayangkan bagaimana mengerikannya eksekusi mati keluarga Romanov ini.
 
 

2. Caesar Kecil yang Terbuang dari Sejarah

Caesarion adalah anak dari Julius Caesar dengan Cleopatra. Ia lahir pada tahun 47 sebelum masehi dan hanya hidup sampai berumur 17 tahun (sesuai data yang ditemukan). Saat Caesarion berumur 3 tahun, ayahnya dibunuh hingga ia hanya hidup dengan Cleopatra. Saat berumur sepuluh tahun nama Caesarion dihapus dari silsilah keluarga. Ada dugaan jika penghapusan ini dilakukan karena Cleopatra memiliki anak dengan Marc Antony dan ingin melanjutkan dinastinya. Namun dugaan ini tak bisa dibuktikan.
Caesar Kecil yang Terbuang dari Sejarah [image source]
Caesar Kecil yang Terbuang dari Sejarah [image source]
Saat Caesarion remaja, ia dijadikan bidak catur kekuasaan antara Marc Antony dan saudara laki-laki Julius Caesar bernama Octavian. Kedua pria ini berbagi kekuasaan di Roma dan selalu berebut untuk menguasai Roma secara utuh. Antony menginginkan Caesarion menjadi seseorang yang spesial agar dapat memerintah Roma, namun hal ini terganjal karena Octavian justru membunuh anak dari saudaranya itu. Sampai saat ini sisa tulang-belulang dari Caesarion tak pernah ditemukan dan masih menimbulkan misteri bagaimana ia bisa mati dan mengapa ia tak muncul dari dokumen-dokumen sejarah Cleopatra.
 
 

3. Bunuh Diri Tsar Dmitry yang Tak Terpecahkan

Hal mengenaskan sepertinya selalu dialami oleh para putra mahkota di kerajaan Rusia. Setelah Alexei Romanov yang dikenal memiliki penyakit hemofilia dibunuh, ternyata Rusia masih menyisakan kisah kelam di masa lalu. Ivan yang masih anggota keluarga Tsar dibunuh oleh ayahnya sendiri yang bernama Tsar Ivan. Setahun setelah pembunuhan ini, istri dari Tsar Ivan melahirkan putra dan diberi nama Dmitry. Dua tahun setelah Dmitry lahir, Tsar Ivan meninggal dan kekuasaan diberikan kepada saudara seayahnya, Tsar Feodor I.
Bunuh Diri Tsar Dmitry yang Tak Terpecahkan [image source]
Bunuh Diri Tsar Dmitry yang Tak Terpecahkan [image source]
Karena Tsar Feodor I tidak memiliki keturunan, tahta jatuh ke tangan Dmitry. Namun tahun 1591, putra mahkota yang masih berusia 9 tahun ini secara mengejutkan melakukan bunuh diri. Ia menusukkan sebuah pisau secara mendadak ke lehernya hingga membuatnya meninggal dunia. Banyak dugaan menyebebutkan jika kejadian ini adalah efek perebutan kekuasaan yang terjadi usai Tsar Feodor I turun tahta. Sebuah konspirasi menyebutkan jika Boris Godunov adalah orang yang menyuruh Dmity bunuh diri. Hal ini terjadi karena saat ia naik tahta, ibu Dmitry dibunuh tanpa sebab agar tak ada yang menghalangi berkuasa.
 
 

4. Kuburan Masal Para Putri Dinasti Firaun

Pada pertengahan abad ke-19 masehi, seorang peneliti arkeologi spesial mesir menemukan sebuah makam massal yang unik. Hampir semua yang dikubur dalam makam ini adalah para putri kerajaan dinasti Firaun. Kuburan massal ini akhirnya diberi nama “House of Royal Children” dan sampai sekarang tak terpecahkan mengapa semuanya dikubur di tempat yang sama.
Kuburan Masal Para Putri Dinasti Firaun [image source]
Kuburan Masal Para Putri Dinasti Firaun [image source]
Banyak dugaan jika mereka meninggal secara bersamaan di satu tempat yang sama. Para putri ini dianggap tak berguna hingga layak dilenyapkan. Dan cara pelenyapan paling aman adalah diletakkan di tempat yang sama agar tidak diketahui oleh lalu dihabisi.
 
 

5. Cucu Rahasia dari Ratu Victoria

Meski belum terbukti hingga sekarang, namun rumor jika Ratu Victoria memiliki cucu rahasia masih menjadi isu yang hangat. Cucu laki-laki bernama Henry ini lahir dari seorang ibu bernama Putri Louise. Sebuah catatan menyebutkan jika putri dari Ratu Inggris ini sempat menjalin hubungan cinta dengan seorang pelayan bernama Walter Stirling. Pria ini dulunya adalah guru kakak laki-laki Lousiana hingga akhirnya dipecat meski tetap mendapatkan uang dari kerajaan.
Cucu Rahasia dari Ratu Victoria [image source]
Cucu Rahasia dari Ratu Victoria [image source]
Henry yang lahir sekitar tahun 1986 hingga 1887 akhirnya diungsikan agar tidak banyak orang yang tahu. Henry diberikan kepada seorang dokter kandungan keluarga kerajaan bernama Sir Frederick Locock. Sejak saat itu nama Henry tidak pernah muncul lagi. Bahkan keluarga kerajaan Inggris menolak sebuah tes DNA yang diajukan oleh keturunan Locock pada tahun 2004. Henry yang malang masih tidak jelas identitasnya.
 
 

6. Misteri Kebenaran Menelik, Anak Dari Solomon

Sebuah sumber mengatakan jika Menelik adalah anak dari King Solomon (Raja Sulaiman) dan jua Ratu Sheba dari Ethiopia. Namun karena alasan tertentu Menelik harus hidup dengan ibunya dan baru bertemu dengan ayahnya saat ia sudah tumbuh dewasa. Ayah dan anak ini akhirnya bertemu di Jerusalem. King Solomon sempat menawari Menelik apakah ia mau diakui secara resmi sebagai keturunannya, dan melanjutkan kekuasaan kerajaan yang dimiliki King Solomon saat ia telah meninggal dunia.
Misteri Kebenaran Menelik Anak Dari Solomon [image source]
Misteri Kebenaran Menelik Anak Dari Solomon [image source]
Sumber-sumber mengenai Menelik masih sedikit bahkan masih simpang siur. Meski Ratu Sheba muncul di Al-Quran dan Injil, namun keberadaan Menelik masih tak bisa dijelaskan. Sekelompok orang di Ethiopia mengatakan jika Menelik menyebarkan agama yang sama seperti ayahnya hingga masih bertahan di Ethiopia sekarang. Namun banyak juga yang menyangsikan jika Menelik hanyalah legenda, tidak benar-benar ada dan nyata.
 
 

7. Misteri Anak Laki-laki Pertama Firaun

Penemuan tulang dari terduga anak laki-laki pertama dari Firaun ini seperti membawa angin segar bagi para peneliti. Bayi laki-laki pertama dari Firaun ini bernama Amun-her Khepeshef.  Seorang peneliti spesialis Mesir bernama Kent Weeks menemukan jasad dari Amun-her bersama para laki-laki lainnya di sebuah kuburan dengan dekorasi yang sangat bagus.
Misteri Anak Laki-laki Pertama Firaun [image source]
Misteri Anak Laki-laki Pertama Firaun [image source]
Dari sana Kent juga menemukan sebuah makam dari Ramses II dan anaknya. Dari ruangan itu ditemukan juga sebuah kuburan dengan nama Amun-her Khepeshef. Namun banyak peneliti percaya jika jasad itu adalah anak lain dari Ramses II. Namun Kent meyakini jika jasad yang ia temukan benar-benar anak pertama dari Firaun meski tidak mungkin dilakukan tes DNA mengingat saat ditemukan kondisi jasadnya sangat buruk. Entah jasad itu benar atau salah namun sebuah fakta mengatakan jika Amun-her meninggal saat ia berusia 15 tahun, jauh sebelum Firaun juga wafat.
 
 
 http://boombastis.com/2015/07/28/misteri-anak-kerajaan/7/

Read more »

Kisah Gadis-gadis yang Meninggal Dalam Keadaan Cantik

Kematian adalah hal yang selalu ditakuti oleh manusia. Kita selalu mencoba banyak cara agar sisa hidup kita diperpanjang dan kematian menjauh dari kita serta orang-orang terdekat. Namun, kematian memang hal mutlak yang tidak satupun orang dapat menahan atau menolaknya.
Biasanya, wajah orang yang meninggal adalah hal yang seram untuk dilihat. Namun, beberapa gadis berikut meninggal dengan keadaan wajah yang sangat cantik. Mereka menjadi terkenal akibat ekspresi wajah mereka yang begitu tenang saat menjelang maut. Berikut ini Boombastis membahas tentang gadis-gadis yang meninggal dalam keadaan cantik.

1. Evelyn McHale

Evelyn adalah gadis cantik yang tinggal di kota New York. Menurut pengakuan teman-temannya, Evelyn adalah gadis yang sangat peduli terhadap penampilan. Tidak heran, banyak lelaki yang jatuh hati pada gadis berumur 23 tahun ini. Namun sayangnya, Evelyn memutuskan untuk mengakhiri hidupnya dengan tragis.
Evelyn McHale
Evelyn McHale [ImageSource]
Dia datang ke apartemen tunangannya di daerah Empire State Building. Dia kemudian memutuskan hubungan dengan tunangannya tersebut lalu pergi sambil menangis. Tidak ada yang mengira bahwa Evelyn akan pergi ke lantai 86 bangunan tersebut kemudan menjatuhkan diri dari sana. Tubuhnya jatuh di atas sebuah mobil hingga mobil tersebut hancur. Ketika meninggal, wajah Evelyn tampak indah dengan riasan yang sempurna. Dia bahkan terligat seperti model yang sedang berpose. Dalam surat bunuh dirinya Evelyn menulis, “Dia akan menjadi lebih baik tanpa aku. Aku tidak bisa menjadi istri yang baik untuk siapapun.”

2. Jane Doe

Jane Doe adalah nama julukan yang diberikan pada gadis cantik asal Paris ini. Hingga kini, tidak ada satupun orang yang tahu siapa namanya. Tubuhnya ditemukan terhanyut di Sungai Seine, Paris di tahun 1880. Ketika seorang ahli patologi memeriksa mayatnya, sang ahli tidak bisa menahan diri untuk mengabadikan wajah itu karena dia tampak begitu tenang menjelang ajalnya.
Jane Doe
Jane Doe [ImageSource]
Sang ahli patologipun mencetak wajah gadis itu dan diabadikan. Hingga kini, lebih dari 100 tahun setelah kematiannya, banyak manekin yang diproduksi dengan menggunakan cetakan wajah gadis itu. Dia terkenal dengan julukan L’lcounnue de la Seine yang berarti “Gadis Tak Dikenal dari Seine”.

3. Gadis di Era Victoria

Gadis ini mungkin tampak seperti sedang tidur. Namun sebenarnya dia sudah meninggal. Foto ini diambil sebagai kenangan sebelum dia dimakamkan. Tampak gadis ini menutup matanya dengan damai, seperti sedang bermimpi indah.
Gadis di Era Victoria
Gadis di Era Victoria [ImageSource]
Gadis yang diperkirakan berumur tujuh atau delapan tahun ini hidup di Era Victoria dimana semua mayat akan difoto layaknya orang yang masih hidup, sebelum akhirnya mereka dikebumikan. Sekilas, gadis ini bahkan tampak tersenyum kepada malaikat yang mencabut nyawanya.

4. Foto Post Mortem

Meski gadis ini difoto dengan wajah manis dan mata terbuka, sesungguhnya gadis ini telah menjadi seonggok mayat. Tangannya diarahkan sedemikian rupa hingga bisa memegang setangkai mawar. Jenis foto ini disebut dengan foto post-mortem.
Foto Post Mortem
Foto Post Mortem [ImageSource]
Foto post-mortem adalah foto yang diambil orang-orang di Era Victoria sebagai wujud cinta mereka kepada orang yang baru saja meninggal. Foto ini sangat lumrah dilakukan orang-orang Inggris dan Eropa di abad ke 19. Mayatpun dipakaikan baju layaknya orang yang masih hidup untuk difoto.

5. Foto Bersama Mayat Sang Kakak

Sekilas, tidak ada yang aneh dengan foto kakak-beradik ini. Mereka tampak seperti saudara yang akur yang tengah berpose untuk foto keluarga. Namun, gadis di sebelah kiri adalah mayat. Dia telah menghembuskan nafas terakhirnya sehari sebelum foto ini diambil.
Foto Bersama Mayat Sang Kakak
Foto Bersama Mayat Sang Kakak [ImageSource]
Orang tua merekapun berinisiatif untuk memakaikan baju kembar kepada keduanya dan mengambil foto ini. Si adik tampak tidak sadar bahwa kakaknya sudah meninggal dan bersandar manja di baju sang kakak. Dan sang kakak berpose melipat tangan, seolah begitu siap dan santai menghadapi kematiannya. Hingga sekarang, foto-foto gadis di atas masih menjadi perbincangan hangat di internet. Terlebih Evelyn McHale yang sering disebut-sebut sebagai “sleeping beauty” dalam dunia nyata. Gadis-gadis cantik ini membawa pesona kecantikan mereka hingga akhir hayat.

 http://boombastis.com/2015/08/04/meninggal-keadaan-cantik/

Read more »