Melewati Jutaan Orang, 'Dolar Kenangan' Kembali ke Pemiliknya

Uang kenangan Peter Bilello (News.com.au)
Saat membawa cucu perempuannya ke restoran cepat saji Subway, Peter Bilello menemukan benda berharga yang ia kira telah hilang selamanya: selembar uang US$ 1. Benda itu membuat ingatannya langsung melayang ke mendiang istrinya.

Pria 86 tahun asal Italia itu tinggal sendirian di Hartford, Connecticut, Amerika Serikat, setelah sang istri, Grace meninggal akibat kanker November lalu. Lantas, apa yang membuat uang yang telah lecek itu menjadi begitu berharga?

Sekitar 7 tahun lalu, pada 2009, ide aneh terlintas dalam benak Bilello. Ia dan istrinya masing-masing menandatangani selembar uang US$ 1, dan pria itu berjanji akan menyimpannya di dompet selamanya.

"Aku tak ingat persis, mengapa ide tersebut terlintas dalam pikiranku," kata dia kepada WTNH, seperti dimuat News.com.au, Selasa (7/7/2015). "Yang jelas, saat itu aku berjanji, dolar itu akan ada di dompetku selamanya."

Mungkin, ide tersebut muncul dari rasa takut dan khawatir bahwa Grace mungkin akan segera pergi dari sisinya.

Pada 2001, ia didiagnosis menderita kanker. Operasi telah dilakukan, juga kemoterapi, namun penyakit itu muncul kembali 3 tahun kemudian.

Namun, sekitar setahun setelah menandatangani uang dolar itu, Bilello tak sengaja membelanjakannya. "Aku tak ingat di mana aku membelanjakan 1 dolar itu. Aku pulang dan berkata pada istriku, 'Grace, aku membuat kesalahan besar hari ini...Aku mungkin tak akan melihat uang itu lagi'."

Setelah Grace meninggal dunia, Bilello merawat benda kenangan dan foto-foto perempuan yang ia nikahi setengah abad lalu. Pria sepuh itu masih ingat, hanya perlu 40 hari untuk mencintai perempuan itu.
Kemudian beberapa minggu lalu, Bilello mengajak cucunya, Ashley, membeli sandwich atau roti tumpuk. Ia menyerahkan uang US$ 10 dan menerima kembalian US$ 1.

Dan, ia kaget bukan kepalang. Pada uang yang ia terima ada tanda tangan sang istri: 'Grace B'.

"Aku sungguh gembira dan berkata, 'Ya Tuhan, Ashley, lihat ini'. Kami pun menangis," kata Bilello. "Kami sangat senang uang itu bisa kembali, sesuatu yang sama sekali tak berani kuharapkan."

Bilello merasa, itu adalah keajaiban. "Bayangkan, berapa juta orang yang pernah memegangnya," kata dia.

Awalnya sang cucu skeptis, meragukan keaslian tulisan dalam uang itu. Namun, sesampainya di rumah, ia mencocokkannya dengan surat-surat lama. Hasilnya, sama persis.

Bilello yakin, ada seseorang yang memang ingin mengembalikan uang itu padanya: Grace, istrinya sendiri yang telah mendiang. Dan kini, Bilello bersumpah akan menjaga uang itu baik-baik. "Tak ada yang bisa mendapatkan uang dolar ini lagi," kata dia. (Ein/Tnt)

0 komentar:

Posting Komentar